Semarang – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (Undip). Dua mahasiswi berhasil lolos seleksi bergengsi RISE Program (Research Internship Student Exchange) untuk mengikuti pertukaran pelajar ke University of the Ryukyus, Okinawa, Jepang.
Keduanya adalah Callista Zorya, mahasiswi S1 Ilmu Kelautan, dan Azkia, mahasiswi S1 Akuakultur. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Undip mampu bersaing di kancah internasional.
Prestasi ini tidak terlepas dari kerja sama yang telah terjalin antara Undip dan University of the Ryukyus sejak tahun 2008. Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, terutama riset sains kelautan, pertukaran staf pengajar, serta pertukaran pelajar.
Awal mula Callista mengetahui info mengenai exchange program ini Adalah dari dosen Ilmu Kelautan, dan kemudian dari akun Instagram Diponegoro International Office. Callista mengaku tertarik ke Okinawa karena sering melihat konten di internet bahwa Okinawa Adalah destinasi wisata popular di Jepang dengan alam sub-tropisnya yang indah. Ia sangat menyukai pesisir dan Pantai sehingga tumbuh keinginan untuk berkunjung ke Okinawa.

Callista dan Azkia (dua di tengah) bersama mahasiswa pelajar Indonesia di Okinawa yang sedang berkunjung ke salah satu perguruan tinggi negeri swasta di Okinawa
Dalam program RISE ini, Callista mengikuti kelas intensif Bahasa Jepang yang termasuk di dalamnya adalah materi mengenai kebudayaan Jepang secara umum dan khususnya Okinawa.
“Saya berharap dapat meningkatkan kemampuan beradaptasi di lingkungan baru dan kemampuan bahasa Jepang saya, serta menambah relasi dan teman baru. Saya juga tertarik dengan sejarah dan budaya Okinawa yang unik, saya merasa sangat beruntung bisa mempelajarinya secara langsung.”
Sebelum keberangkatan, Callista juga menyiapkan beberapa hal seperti persiapan dokumen berupa transkrip, surat rekomendasi, medical check-up, study plan, dan sertifikat bahasa. Callista secara mandiri mengikuti tes TOEIC untuk persyaratan bahasa Inggris dan melampirkan sertifikat JLPT. Setelah mendapatkan letter of acceptance, Callista juga mempersiapkan dokumen untuk pendaftaran visa pelajar dan me-refresh bahasa Jepang dasar untuk aktivitas awal di sana.
Sekali lagi selamat kepada Callista dan Azkia! Semoga pengalaman di Okinawa membawa manfaat luas bagi pengembangan diri dan ilmu kelautan Indonesia.